Bagaimana Cara Kerja Sepeda Listrik?

Bisnis, Technology

Sepeda listrik atau istilah lainnya electronic bike merupakan salah satu bukti perkembangan pada dunia teknologi dimana memanfaatkan energi listrik sebagai alat penggerak. Dengan segala kecanggihannya membuat sepeda ini bisa menjadi transportasi alternatif dan sangat banyak diminati oleh masyarakat. Lalu bagaimana cara kerja sepeda listrik?

Mengenal Komponen dan Cara Kerja Sepeda Listrik

Sepeda listrik pada umumnya memiliki dua jenis yaitu dengan pedal dan tanpa pedal. Keduanya tidak begitu memiliki perbedaan yang cukup signifikan pada bagian-bagiannya hanya berbeda pada penggunaan pedal dan tidaknya saja. Berikut komponen serta cara kerjanya:

  1. Dinamo atau Motor Listrik

Dinamo merupakan sebuah komponen penting yang berfungsi untuk menghasilkan suatu tenaga gerakan guna mendorong sepeda. Pada umumnya komponen ini memiliki 3 macam jenis yang disesuaikan dengan kegunaan dan peletakannya, mulai dari roda depan, belakang serta keduanya.

Pada umumnya, dinamo lebih dipilih untuk diletakkan pada satu bagian roda saja atau lebih tepatnya pada bagian belakang. Hal tersebut selain bertujuan guna menghemat biaya juga agar dapat memperoleh tenaga lebih optimal. Berdasarkan cara kerjanya motor listrik dibagi menjadi dua.

  1. Baterai dan Charger

Baterai merupakan sumber daya yang berfungsi untuk menggerakkan motor. Cara kerja baterai terutama pada volt disesuaikan pada spesifikasi dinamo, sedangkan pada amperenya semakin besar  dalam penggunaannya maka dapat memberikan daya jangkau lebih jauh lagi dari biasanya.

Baterai sepeda listrik memiliki dua jenis berdasarkan pemakaiannya, yaitu aki dan lithium. Jika Anda menggunakan aki, maka sangat disarankan untuk menggunakan aki kering karena memiliki kualitas serta daya tahan yang lebih kuat dibandingkan dengan aki basah yang tergolong cepat rusak.

  1. Controller

Controller merupakan pusat yang bertugas untuk membagi komponen serta mengatur instalasi listrik pada sepeda seperti arus masuk yang berasal dari baterai lalu diteruskan untuk memenuhi kebutuhan dinamo, indikator, speedometer, penghitung jarak tempuh,  lampu dan lain-lain.

Controller memiliki beberapa jenis yaitu standar dengan tampilan minimalis, full fitur memiliki support pedal, assist sensor dan auto arah kalibrasi, LCD/LED Function berguna untuk panel display serta sinewave guna memutar gerakan yang memanfaatkan sistem gelombang sinus.

  1. Handle Rem dan Pedal Assist

Untuk komponen yang satu ini memiliki tugas dan fungsi sama seperti handle rem sepeda motor umumnya. Hanya saja berbeda pada sistem electric dimana mempunyai sistem switch berguna untuk memutus dan mengatur setiap aliran listrik yang masuk kedalam dinamo atau motor penggerak.

Sedangkan pedal assist memiliki tugas kerja dengan sensor yang diletakkan pada breket bagian bawah untuk mengikuti irama kayuhan sepeda electric motor. Sehingga hal tersebut sangat membantu penggunanya dalam mengayuh karena akan terasa sangat lebih ringan.

  1. Panel Display

Komponen ini memiliki fungsi untuk menampilkan seperti merk ataupun fitur-fitur yang ada pada sepeda listrik. Biasanya panel display diletakkan di bagian stang agar memudahkan penggunanya ketika ingin melihat panel display.

Untuk panel display yang paling sederhana pada umumnya hanya menampilkan LED indikator baterai untuk mengetahui kapasitasnya. Namun untuk komponen full fitur biasanya menampilkan speedometer (pengukur kecepatan), suhu sepeda motor listrik serta berbagai macam kegunaan.

Itulah tadi pembahasan mengenai cara kerja sepeda listrik beserta komponen-komponen dan fungsinya. Sepeda listrik merupakan salah satu transportasi alternatif bisa digunakan ketika jalan raya dalam keadaan macet dan juga menghemat biaya bahan bakar.